Bisnis Online

Jumat, 21 Desember 2012

Cara Membuat Sales Letter yang Menjual untuk Keperluan Promosi Bisnis Online



1.      Tentukan tujuan situs terlebih dahulu

  • Situs Portal; yaitu situs yang hanya memberikan informasi. Contoh : Situs Affiliate.
  • Situs Penjualan; yaitu situs yang memperkenalkan suatu produk/merk agar orang lain mengenalnya dan menggunakannya (membeli). Contoh : Situs Merchandise.


2.   Perhatikan Gaya Penulisan

a.       Perhatikan Jenis Produk

  • Jika produk yang dijual mudah dimengerti, maka buatlah naskah web yang pendek saja.
  • Jika produk yang dijual sulit dimengerti, maka buatlah naskah web yang panjang untuk menjelaskan produk. Seolah-olah anda mendidik pengunjung

b.      Kepribadian Anda

  • Tunjukkan anda sebenarnya, jangan ikut-ikutan orang lain.

c.       Tindakan Pengunjung 

Arahkan pengunjung untuk mengambil tindakan “membeli”



3.   Singkirkan “Kalimat Mati” dari naskah web

  • Tulis penawaran dengan istilah yang mudah dimengerti


4.   Buat Headline yang Ampuh

  • Tuliskan manfaat produk/jasa yang ingin kita jual.
  • Singkat, padat, jelas.
  • Gunakan kalimat aktif
  •  
     

5.   Membuat Sub Head

  • Menjawab pertanyaan Headline
  • Menjelaskan manfaat kedua dan ketiga produk/jasa kita.
  • Menyimpulkan penawaran kita.
  • Memperkenalkan penawaran khusus untuk menghemat waktu.



6.   Permudah orang yang terburu-buru

  • Tambahkan Sub Head di badan naskah
  • Beri cetak tebal pada kata-kata penting.
  • Ajukan pertanyaan lalu berikan jawabannya.
 
 7.    Buat Format Daftar (format angka/bullet) untuk menjelaskan point-point penting.
 8.  Ajukan Permohonan Pesanan (bisa di awal, di akhir, di tengah, atau berulang.
 9.  Buat Kesimpulan di Halaman Atas
10. Buatlah Situs Enak Dipandang Mata dari segi jenis huruf serta ukurannya
11. Hindari jargon / istilah asing


Semoga info sekilas tentang cara membuat sales letter yang menjual ini dapat bermanfaat buat anda yang ingin mempromosikan produk atau jasa anda dalam bisnis online.

Jika anda ingin mengetahui hal-hal lain yang lebih spesifik dan terarah berkenaan dengan internet marketing, anda bisa belajar internet marketing di sini.

Minggu, 16 Desember 2012

Memahami Google Adsense dalam Internet Marketing


Google Adsense (iklan Google) adalah salah satu program affiliate PPC (Pay Per Click) dalam internet marketing. Google adsense disediakan oleh Google untuk para publisher (pemilik situs). Misalnya : Kita adalah pemilik situs.


Cara Kerja Program Google Adsense

Pihak Google akan memberikan “Sript Adsense” (kode adsense) kepada publisher. Lalu publisher akan menempelkan kode adsense tersebut ke dalam situs mereka. Nah, secara otomatis pihak Google akan menayangkan iklan di situs publisher. Iklan yang ditayangkan adalah iklan yang relevan dengan topik situs.

Contoh Google Adsense :
  1. Text Ads
  2. Video Ads
  3. Banner Ads / Display Ads
  4. Link Units

Bagaimana Sistem Pembayaran Google Adsense

Karena Google Adsense adalah program affiliate dengan sistem PPC (Pay Per Click), maka Google akan membayar publisher berdasarkan setiap klik dari pengunjung situs publisher. Berapa besar jumlah per-klik bisa berbeda-beda setiap iklan yang tayang. Bisa di bawah $1 atau di atas $3. Hal itu tergantung dari berapa harga per-klik yang dibayarkan pemasang iklan kepada Google.

Misalnya :
Pemasang iklan membayar Google $1 untuk setiap klik. Maka Google akan memberikan komisi sekian persen kepada publisher dari $1 itu. Berapa besar persen komisinya, hanya pihak Google yang mengetahuinya.

Yang jelas, program Google Adsense sangat mudah dijalankan. Tapi tidak bisa instant. Makanya, perlu kesabaran dan rajin membangun situs yang berguna bagi pengguna internet.

Faktor-faktor yang mempengaruhi harga per-klik dari Google Adsense :

  1. Target market

Semakin banyak publisher yang menyediakan situs dengan suatu topik, maka semakin tinggi pula harga per-klik untuk iklan yang sesuai dengan topik tersebut.

  1. Jumlah pencarian untuk setiap kata kunci

Semakin banyak pencari kata kunci tersebut di search engine, maka semakin tinggi pula harga per-klik untuk iklan dengan kata kunci tersebut.


Cara Mengikuti Program Google Adsense

  1. Tentukan topik situs dengan benar.

  1. Bangun situs yang memuat informasi bermanfaat bagi pengguna internet.
  2. Halaman situs harus lebih dari 10 halaman ( >10 artikel berguna).
  3. Lengkapi situs dengan halaman “Privacy Policy/Disclaimer” “Sitemap” dan “Contanct Us”.
  4. Jika tidak, proses approve akun adsense anda akan sulit. Atau bisa saja tak diterima.
  5. Semua konten harus original (bukan hasil copas dari website orang lain)
  6. Buatlah “navigasi menu” yang baik, yang tidak membingungkan pengunjung situs anda.
  7. Pantau terus website anda dengan webmaster tools untuk menghindari “broken link”.

  1. Kalau situs sudah benar-benar siap, silakan mendaftar di Google Adsense.

Isilah data diri dengan benar sesuai KTP untuk kemudahan dalam pencairan komisi kelak.


Cara Google Mengirim Komisi Adsense

  1. Melalui Western Union dan Cek (yang bisa dicairkan di manapun) satu bulan sekali.
  2. Pembayaran minimal $100
  3. Bila dalam 1 bulan pendapatan kita belum mencapai $100, maka akan diakumulasi ke bulan berikutnya hingga mencapai $100.

Jangan Lakukan dalam Program Adsense

Jangan pernah melakukan “Click Fraud”, yaitu sengaja mengklik iklan di situs sendiri. Jika hal itu dilakukan, maka :
  1. Akun adsense kita akan ditutup oleh Google.
  2. Komisi yang sudah dihasilkan tidak akan dibayarkan oleh Google
  3. Situs kita akan di-black list oleh Google, dan
  4. Nama kita tidak akan pernah lagi diterima mendaftar di Google Adsense.

Cara Mempromosikan Google Adsense

Cuma ada satu cara untuk mempromosikan Google Adsense yaitu dengan SEO Traffic Generation. Maka dari itu, publisher wajib untuk menguasai strategi SEO. Optimalkan situs di search engine agar traffic meningkat sehingga diharapkan pengunjung akan melihat iklan adsense yang tampil di situs anda dan mengkliknya. Lalu kita akan mendapatkan penghasilan.


Untuk lebih memahami strategi Google Adsense dalam internet marketing beserta langkah-langkahnya setahap demi setahap, bisa anda peroleh di institut terbaik.

Jumat, 30 November 2012

Menjadi Affiliate untuk Menjalankan Bisnis Online

Apakah Affiliate itu?


Affiliate adalah istilah dalam dunia internet marketing. Jika kita menjalankan bisnis online di internet dengan menjual produk orang lain, maka kita disebut affiliate marketer.


Bagaimana Cara menjadi Affiliate Marketer?


Untuk menjalankan bisnis onlinenya, seorang affiliate marketer (pemasar online) harus mempunyai link affiliate. Link affiliate akan disediakan oleh merchant. Merchant adalah pemilik atau penyedia produk yang ingin kita jual melalui jaringan internet. Untuk memperoleh link affiliate tersebut, kita harus mendaftarkan diri dalam program affiliate yang disediakan oleh merchant dalam websitenya. Jika kita sudah terdaftar dalam program affiliate, maka merchant akan memberikan link affiliate untuk kita. Link affiliate inilah yang akan kita promosikan di internet agar kita memperoleh penghasilan dari internet.

Contoh merchant : Bhinneka, Click Bank, Amazon, Google Adsense, dan lain-lain.


Bagaimana Sistem Affiliate Bekerja?


Setiap affiliate marketer akan mempunyai link affiliate yang berbeda-beda (tak satu pun yang sama). Link affiliate akan digunakan oleh merchant sebagai alat tracking untuk memantau sekaligus merekam seberapa banyak penjualan yang terjadi melalui link affiliate kita. Sehingga kita tak perlu khawatir link affiliate yang kita promosikan akan tertukar dengan link affiliate milik orang lain.

Berikut ini adalah salah satu contoh link affiliate yang merchantnya Bhinneka :
==>
 http://www.bhinneka.com/aspx/bhindexpc.aspx?id=kuliahkerjaonli28351427


Tips Memilih Merchant untuk Menjadi Affiliate


Sebelum memutuskan untuk menjual produk orang lain, ada hal-hal yang harus kita perhatikan, di antaranya :

1. Apakah produk merchant bagus?
Jangan sampai kita menjual produk yang tidak berkualitas, karena hal itu akan mempengaruhi nama baik kita sebagai marketer online di kemudian hari.

2. Pilihlah merchant yang memberikan komisi tinggi.
Kita akan banyak mengerahkan tenaga, waktu dan biaya dalam melakukan promosi. Maka dari itu hal satu ini harus benar-benar kita perhatikan. Jangan sampai penghasilan kita lebih sedikit daripada biaya yang kita keluarkan.

3. Apakah merchant tepat waktu membayar komisi
Sebagai affiliate, kita harus sadar bahwa kita adalah senjata merchant dalam penjualan produk mereka. Jadi sudah sewajarnya merchant memperhatikan hal terpenting ini. Jangan sampai terlambat membayar.

4. Apakah merchant menyediakan alat promosi
Hal ini penting untuk mempermudah kita mempromosikan produk merchant.

5. Cari tahu berapa lama affiliate cookies merchant.

 

Cara-cara Merchant Memberi Komisi kepada Affiliate

  1. Dengan Cek, contoh : Click Bank
  2. Bank Transfer, contoh : Asian Brain
  3. PayPal, Western Union, dan lain-lain

Pada umumnya pemberian komisi terjadi pada :
  1. Setiap bulan pada tanggal tertentu
  2. Dua minggu sekali, seperti Click Bank

Besarnya komisi yang kita terima tergantung pada berapa besar hasil marketing atau berapa banyak penjualan yang terjadi melalui link affiliate kita sebagai marketer. Oleh karena itu, agar menjadi affiliate marketer yang sukses, kita harus mempelajari teknik bagaimana menghasilkan uang di internet sebagai affiliate marketer.


Senin, 19 November 2012

Strategi Internet Marketing Agar Sukses Berbisnis Online



Agar mencapai sukses dalam menjalankan bisnis online, kita harus mengetahui teknik atau strategi internet marketing. Secara garis besar ada 2 (dua) strategi internet marketing, yaitu :


  1. Source of Income (Sumber Penghasilan)
  2. Traffic Generation (Cara Promosi)


Bila 2 (dua) strategi internet marketing tersebut digabungkan dengan cara yang tepat dan fokus, maka bisnis online yang kita jalankan akan menuai hasil yang baik.



Strategi Internet Marketing #1 : Source of Income (Sumber Penghasilan)


Yang dimaksud dengan source of income atau sumber penghasilan adalah kita menjalankan bisnis online dengan menjual produk apa dan/atau produk tersebut milik siapa. Bisa menjual produk sendiri juga produk milik orang lain (menjadi affiliate).

Untuk menjual produk orang lain ada berbagai istilah dalam strategi internet marketing, di antaranya sebagai berikut :

1.     PPS (Pay Per Sale)

Yang dimaksud dengan PPS (pay per sale) adalah kita akan mendapatkan bayaran dari pemilik produk hanya bila ada yang melakukan pembelian pada produk melalui link affiliate kita yang kita promosikan di website kita.

Yang memiliki strategi ini adalah : Click Bank, Amazon

2.     PPC (Pay Per Click)

Yang dimaksud dengan PPC (pay per click) adalah kita akan mendapatkan bayaran dari pemilik produk hanya bila ada yang melakukan klik pada produk melalui link affiliate kita yang kita promosikan di website kita.

Yang memiliki strategi ini adalah : Adsense, Chitika

3.     PPL (Pay Per Lead)

Yang dimaksud dengan PPL (pay per lead) adalah kita akan mendapatkan bayaran dari pemilik produk hanya bila ada yang memberikan alamat email untuk berlangganan newsletter/produk melalui link affiliate kita yang kita promosikan di website kita.

Yang memiliki strategi ini adalah : Max Bounty, Copeac

4.     Pelelangan (Online Auction)

Yang dimaksud dengan Pelelangan (online auction) adalah kita akan mendapatkan bayaran dari pemilik produk hanya bila ada yang melakukan transaksi dengan menggunakan produk mereka melalui link affiliate kita yang kita promosikan di website kita.

Yang memiliki strategi ini adalah : eBay, Flippa




Strategi Internet Marketing #2 : Traffic Generation (Cara Promosi)


Setelah kita mengetahui produk apa yang akan kita jual (sumber penghasilan), maka selanjutnya kita harus mempromosikan produk tersebut. Inilah yang dimaksud dengan traffic generation (cara promosi).

Beberapa teknik / strategi traffic generation adalah sebagai berikut :

1.     SEO (Search Engine Optimation)

SEO (Search Engine Optimation) adalah cara promosi dengan mengoptimalkan mesin pencari (search engine).

2.     Email marketing

Email marketing adalah cara promosi dengan mengirimkan newsletter yang berisi produk kepada pelanggan melalui email. Alamat email pelanggan tersebut diperoleh dari pelanggan itu sendiri yang dengan suka rela memberikan alamat emailnya.

3.     Mobile Advertising

Mobile advertising adalah cara promosi dengan mengirimkan newsletter singkat yang berisi produk kepada pelanggan melalui nomor handphone. Nomor handphone pelanggan tersebut diperoleh dari pelanggan itu sendiri yang dengan suka rela memberikan nomor handphonenya.

4.     Social Media Marketing

Social media marketing adalah cara promosi melalui jejaring sosial atau komunitas sosial di internet. Kita memposting newsletter, review, atau testimonial pelanggan mengenai produk di jejaring sosial milik kita agar teman-teman kita dalam komunitas tersebut mengetahui dan mengenal produk kita.

Contoh : Facebook, Twitter, You Tube, Google+

5.     PPC Ads (Pay Per Click Advertising)

PPC Ads (pay per click advertising) adalah cara promosi dengan memanfaatkan jasa penayang iklan. Dalam hal ini kita akan membayar jasa penayang iklan tersebut yang telah/akan menayangkan iklan kita produk kita. Kita akan mengeluarkan uang sekian rupiah/dolar untuk setiap kali ada yang mengklik iklan kita.

Contoh penayang iklan : Adwords, Yahoo Ads, MSN Ad Center

Untuk setiap poin dari strategi internet marketing tersebut di atas, ada strategi atau teknik bagaimana menjalankan tiap-tiap poin dari strategi tersebut. Jika para pembaca sekalian tertarik untuk mempelajarinya lebih lanjut, silakan mendaftarkan diri untuk belajar strategi internet marketing lainnya di sini.

Jumat, 16 November 2012

Belajar Internet Marketing atau Bisnis Online

 

 Apa sih, Internet Marketing itu?

Internet marketing adalah ilmu pemasaran atau penjualan melalui jaringan internet. Jadi,bila kita ingin berjualan atau memasarkan produk melalui jaringan internet, maka kita harus mempelajari ilmu internet marketing terlebih dahulu.


Apakah Sama dengan Bisnis Online?

Ya, sama saja. Bisnis online dan internet  marketing adalah dua istilah dengan pengertian dan tujuan yang sama. Yaitu sama-sama memasarkan atau berjualan produk menggunakan jaringan internet. Karena jaringan internet itu selalu online. Jika offline, namanya bukan jualan di internet, tapi di alam nyata yang hanya buka pada waktu-waktu yang telah ditentukan.



Bagaimanakah Cara Berbisnis Online?

 

1. Menjual produk sendiri

    Produk yang dijual bisa berupa barang (tangible) atau jasa (intangible). Bila tangible, berarti pengirimannya bisa melalui jasa pengangkutan. Sedangkan bila intangible hanya berupa informasi produk. Tak perlu jasa pengangkutan karena biasanya informasi yang diberikan berupa e-book (buku elektronik), yang untuk mendapatkannya hanya perlu mendownloadnya saja.

Langkah-langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut :
  • Tentukan produk
  • Buat website dan kontennya
  • Tentukan cara pembayarannya
  • Promosikan website yang telah dibuat
  • jangan lupa buat program affiliatenya, agar orang lain bisa berpartisipasi / membantu menjualkan produk anda.


2. Menjual produk orang lain atau istilahnya menjadi affiliate

Produk yang dijual sama saja seperti di atas. Bisa tangible ataupun intangible. Bedanya di sini, cara pembayarannya sudah diatur oleh pemilik produk. Jadi kita gak perlu pusing-pusing memikirkan, pakai apa pembeli membayar nanti. Hehe...

Langkah-lagkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut :
  • Tentukan topik sesuai hobi
  • Buat website dan kontennya
  • Daftarkan diri menjadi affiliate
  • Promosikan

Kalau produk yang kita promosikan laku melalui website kita, maka kita akan mendapatkan komisi (bayaran) dari pemilik produk. Enak, kan! 



Bagaimanakah pemilik produk bisa mengetahui bahwa produknya laku melalui promosi kita?

Nah, ketika kita mendaftarkan diri menjadi affiliate pada pemilik produk, maka mereka akan memberikan sebuah link affiliate tentang produk mereka yang mencantumkan ID kita. Link inilah yang akan kita promosikan. Tiap affiliate pasti berbeda ID nya. Sehingga tak perlu khawatir bahwa link kita akan tertukar. Kecuali kalau kita salah mencantumkan ID sendiri. Maka, hati-hati ya! Jangan sampai salah.


Dari Manakah Harus Memulai Bisnis Online dan Internet Marketing?

Memulai untuk berbisnis online ataupun internet marketing, ya dari sekarang. Mulai saat ini. Kenapa? Karena internet itu jaringannya luas mencakup seluruh dunia. Dan tak berbatas waktu. Kapan saja kita bisa berjualan. Tak ada tutupnya. Bahkan di saat kita sedang tidur pun, produk yang kita promosikan melalui website, bisa laku juga.


Bagaimanakah Cara Memulai Bisnis Online atau Internet Marketing itu?

Ya, pertanyaan ini sangat mudah untuk dijawab, yaitu dengan cara :
  1. Tentukan ide atau topik
  2. Lakukan riset. Dalam riset ini harus kita selidiki siapakah tergetnya, siapakah saingannya, dan berapa banyak orang yang mencari produk yang akan kita jual tersebut.
  3. Kumpulkan konten. Konten ini bisa berupa artikel, foto, video juga audio
  4. Tentukan produk, apakah produk milik sendiri atau produk milik orang lain (affiliate)
  5. Buat situs (website) dan jangan lupa beli nama domain.
  6. Beli hosting juga ya, agar website anda bisa online.
  7. Kalau website sudah bisa di-online-kan, maka promosikanlah website tersebut.

Demikianlah postingan singkat saya ini. Semoga bermanfaat buat pembaca sekalian yang ingin mempelajari internet marketing atau yang ingin segera terjun ke dunia bisnis online. Jika ada yang kurang difahami, silakan tanya-tanya di kolom komentar, ya. Atau para pembaca sekalian ingin belajar bisnis online dan internet marketing langsung pada ahlinya, itu lebih baik.



Kamis, 25 Oktober 2012

Kuliah Kerja Online


Mau Kemana Setelah Lulus Sekolah


Banyak pilihan tujuan setelah lulus sekolah. Ingin melanjutkan kuliah, kerja, ataupun melanjutkan hubungan pacaran ke arah yang lebih baik, yaitu menikah. Bagi anda yang memiliki orang tua dengan kemampuan ekonomi yang mapan, alangkah baiknya untuk melanjutkan kuliah. Tapi bila kemampuan perekonomian orang tua anda terbatas, anda bisa lebih dulu kerja untuk mengumpulkan uang, agar bisa membiayai kuliah sendiri nantinya. Ataupun jika anda ingin melakukan keduanya sekaligus, kerja sambil kuliah, atau sebaliknya. Bisa! Yang terpenting adalah tetap melakukan yang terbaik dalam apapun kondisi anda.


Tempat Kuliah Yang Baik


Di mana sih, tempat kuliah yang baik? Setiap orang akan mempunyai jawaban berbeda, tergantung minat masing-masing. Nah, apakah minat anda? Terlebih dahulu, perlu kita sadari, bahwa inti dari kuliah adalah belajar. Belajar itu bisa di mana saja dan kapan saja serta dengan cara apa saja. Bisa di darat, di laut dan di udara. Hagh … di udara? Emang bisa? Bisa dong! Ini kan zaman teknologi canggih. Di udara itu maksudnya, belajar di internet / kuliah online, apakah melalui video live streaming ataupun yang bahan pembelajarannya berupa modul dan/atau video training.


Baik ditempuh dengan jalur formal ataupun informal. Jalur formal, yaitu dengan mendaftarkan diri pada universitas-universitas negeri maupun swasta. Jalur formal ini tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Sedangkan jalur informal yaitu dengan mengikuti kursus-kursus keterampilan, yang biaya pendidikannya lebih ringan dibanding jalur formal. Belajar di internet pun termasuk dalam jalur ini.


Di antara begitu banyak pilihan tempat kuliah atau belajar, anda tinggal memilih mana yang sesuai dengan minat anda. Meskipun begitu, tak ada salahnya bila anda mempelajari bidang yang kurang anda minati. Karena bisa saja, bidang yang tak anda minati, justru memberikan nilai lebih bagi eksistensi anda dalam dunia kerja. Hal ini sudah banyak dicontohkan orang-orang sukses di sekitar kita.

Jadi, tempat kuliah yang baik itu ada di hati dan pikiran anda. Bagaimana anda mengolah perasaan dan pola pikir anda hingga menimbulkan kesenangan belajar yang akan membaikkan kehidupan anda di masa depan.


Belajar / Kursus Keterampilan


Jangan pandang sebelah mata terhadap ilmu keterampilan. Jika mempelajari salah satunya saja dengan fokus, tekun dan rutin akan mampu menjadikan diri anda ahli pada bidang tersebut yang dapat memenuhi kebutuhan anda sendiri hingga bisa mendatangkan penghasilan yang berlimpah bagi anda, dan juga anda akan mampu memberikan lapangan pekerjaan bagi orang lain. Waktu belajar yang dibutuhkan pun relatif, bisa cepat bisa lambat, tergantung pada keuletan anda.

Banyak jenis keterampilan yang bisa anda pelajari, diantaranya :
  1. Belajar menjahit
  2. Belajar tata rias
  3. Belajar membuat souvenir untuk pernikahan / ulang tahun / perayaan-perayaan tertentu
  4. Belajar ilmu komputer
  5. Belajar reparasi handphone
  6. Belajar reparasi barang elektronik
  7. Belajar ilmu marketing internet

Tempat belajar kursus-kursus tersebut di atas dapat anda temukan di sekitar tempat tinggal anda dan juga di internet. Silahkan anda pilih tempat mana yang lebih sesuai dan nyaman bagi anda.